Pernahkah
Anda menggunakan peta untuk menentukan jarak antara dua kota atau dua
tempat? Setelah letak dua kota ditemukan, apa langkah selanjutnya?
Tentunya, Anda akan melihat skala peta, bukan? Skala
Peta merupakan komponen peta yang sangat penting karena dengan skala
peta kita dapat mengetahui jarak antara dua tempat. Skala Peta adalah
perbandingan antara jarak di peta dengan jarak sebenarnya dipermukaan
bumi.
Contoh: Pada peta tertulis skala 1 : 1.000.000 ini berarti tiap jarak 1 bagian di peta sama dengan jarak 1.000.000 bagian di muka bumi. Jadi kalau di peta itu 1 bagian = 1 cm maka di muka bumi = 10 Km. Ukuran jarak yang digunakan dalam peta yaitu cm, m, km, inci dan mil. Untuk Indonesia satuan yang umum dipakai cm, m, atau km.
Setiap
peta hendaknya mencantumkan skalanya agar pembaca dapat menghitung dan
memperkirakan perbesaran pada keadaan yang sebenarnya. Skala Peta dibedakan menjadi 3 macam, yaitu:
1. Skala Angka/Skala Pecahan (Numerical Scale).
Skala ini sering disebut skala numeric yaitu skala yang dinyatakan dalam bentuk perbandingan angka. Contoh: Skala
1 : 100.000, skala 1 : 2.000.000 dan sebagainya Bila peta berskala 1 :
100.000 berarti tiap satuan panjang pada peta menggambarkan jarak yang
sesungguhnya di lapangan/ di muka bumi sebenarnya 100.000 kali satu
satuan panjang di peta. Bila satuan panjang menggunakan cm berarti tiap
jarak 1 cm pada peta menggambarkan jarak 100.000 di lapangan. Contoh negara yang menggunakan sistem skala angka ini adalah Indonesia dan Amerika Serikat. Untuk menentukan skala peta ini dapat dipakai rumus:
2. Skala Verbal yaitu skala yang dinyatakan dengan kalimat atau kata-kata.
Skala ini disebut juga skala inci dibanding mil yang dalam bahasa Inggris disebut “Inch Mile Scale”. Contoh: Skala
dalam suatu peta dinyatakan dalam 1 inch to 5 miles, ini berarti jarak 1
inci di peta menggambarkan jarak 5 mil di lapangan atau jarak
sebenarnya.
3. Skala Garis (Line Scale)/Skala Grafik (Graphical Scale) / Skala Batang (Bar Scale)/ Skala Jalan (Road Scale)
Untuk skala ini dinyatakan dalam bentuk garis lurus yang terbagi dalam beberapa bagian yang sama panjangnya. Pada
garis tersebut harus dicantumkan ukuran jarak yang sesungguhnya di
lapangan, misalnya dalam meter, kilometer, feet atau mil.
Contoh:
a)
Dengan
penyajian grafik tersebut maka dapat dibaca bahwa jarak antara dua angka
di peta = 1 km di lapangan, jadi kalau antara 0 – 1, 1 – 2, 2 – 3, 3 –
4, 4 – 5 masing-masing = 1cm maka artinya 1 cm pada peta = 1 km di
lapangan.
b)
Dari grafik tersebut
dapat dibaca bahwa tiap jarak 1 inci pada peta sama dengan 2 mil di
lapangan. Skala garis ini pada umumnya digunakan apabila suatu peta akan
dikecilkan atau akan dibuat ukuran tertentu. Dengan memakai skala
grafik/garis maka jarak dua tempat dapat langsung diukur dalam peta.
Tidak jarang dalam satu peta dicantumkan skala angka dan juga skala
garis.
Sampai
disini apakah Anda dapat memahami? Selanjutnya, dalam pembahasan skala
peta yang harus Anda ingat adalah semakin besar skalanya, akan semakin
kecil kenampakkan wilayah yang digambarkan. Sebaliknya semakin kecil
skalanya semakin luas areal kenampakkan permukaan bumi yang yang
tergambar dalam peta.Untuk memahami skala termasuk besar atau kecil
dapat dicontohkan sebagai berikut:
Skala 1 : 50.000 lebih besar dari 1 : 100.000
Skala 1 : 200.000 lebih besar dari 1 : 2.000.000
Skala 1 : 250.000 lebih kecil dari 1 : 50.000

| 2. Cara Mengubah Skala |
 |
Perlu
Anda pahami juga bahwa jenis skala peta yang ada dapat diubah sesuai
dengan keinginan dan kebutuhan. Lalu bagaimana cara merubahnya?Untuk
merubah skala peta ada beberapa cara seperti:
1. Mengubah skala angka ke skala grafik
Contoh: Dalam peta tertulis skala 1 : 300.000, ubahlah ke dalamskala grafik/garis.
Penyelesaian: Skala 1 : 300.000
berarti 1 bagian di peta menunjukkan 300.000 bagian di lapangan. Apabila
dibuat dalam cm, maka 1 cm di peta = 300.000 cm di lapangan. Bila
dibuat skala grafiknya berarti tiap-tiap cm atau dalam satu kotak
nilainya 300.000 cm atau 3 km. Bila digambarkan skala grafiknya sebagai
berikut:

2. Mengubah skala garis menjadi skala angka
Contoh: Skala garis digambarkan seperti di bawah ini, ubahlah menjadi skala angka!
Penyelesaian: Pada
peta dengan skala ini berarti tiap panjang garis (kotak) menggambarkan 2
km di lapangan sehingga apabila tiap kotak antara 0 –. 2 – 4 dan 4 – 6
masing-masing jika diukur = 2 cm maka: 2 cm = 2 km 1 cm = 1 km 1 cm = 100.000 cm Sehingga skala angkanya menjadi 1 : 100.000
3. Mengubah skala angka menjadi skala inci - mil
Contoh: Skala angka 1 : 500.000, ubahlah menjadi skala inci-mil! Penyelesaian: Skala 1 : 500.000 ini berarti tiap 1 inci = 500.000 inci di lapangan.
500.000 inci dijadikan mil = = 7,89, yang kemudian dibulatkan menjadi 8 mil.
Jadi skala inci-milnya = 1 : 8
Perlu Anda ingat bahwa!
4. Mengubah skala grafik menjadi skala mil-inci
Contoh: Jika diketahui grafik sepanjang 5 cm menunjukkan jarak 10 mil di lapangan, ubahlah menjadi skala angka dan inci-mil!
Penyelesaian:
5 cm = 10 mil dijadikan inci terlebih dahulu sehingga 5 cm = 
(dibulatkan).
Berarti 2 inci = 10 mil di lapangan. Jadi 1 inci sesuai dengan 5 mil
dilapangan oleh karena itulah skalanya 1 : 5.
Bila diubah ke dalam bentuk skala angka sebagai berikut: 1 inci = 5 mil yang berarti 5 x 63.360 = 316.800 inci Jadi skala angkanya 1 : 316.800
5. Mengubah skala dengan sistem grid bujur sangkar (Gridsquare)
Sistem grid bujur sangkar disebut juga metode Union Jack Contoh: Peta dengan skala 1 : 200.000 ubahlah menjadi peta berskala 1 : 100.000
Penyelesaian:

Bila digambarkan bentuk petanya sebagai berikut:

Sampai disini apakah Anda sudah memahami? Bila belum, ulangi lagi membaca materi kegiatan 1 di atas!
| 3. Cara Menentukan Skala Peta |
 |
Dalam
kehidupan sehari-hari sering kita menjumpai peta yang tidak ada
skalanya, padahal mungkin kita membutuhkannya. Apabila Anda mengalami
kejadian ini maka cara menentukan skala peta dengan langkah-langkah
sebagai berikut:
|
|
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar